BUMDes Totallang Berkarya: Penanaman Jagung Program Ketahanan Pangan 2025
01 Nov 2025
BUMDes Totallang Berkarya Wujudkan Ketahanan Pangan Melalui Penanaman Jagung Tahun 2025
Totallang, 30 Oktober 2025 – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Desa Totallang, Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara, melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Totallang Berkarya, melaksanakan kegiatan penanaman jagung serentak pada Kamis, 30 Oktober 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang diinisiasi oleh POLDA Sulawesi Tenggara dan didukung oleh POLRES Kolaka Utara, bertajuk “Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV dalam Rangka Mendukung Swasembada Pangan Tahun 2025.”
Program ini bertujuan memperkuat sektor pertanian lokal, meningkatkan kemandirian pangan, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat desa dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan.
Kegiatan Bersama Aparat dan Masyarakat
Acara penanaman jagung di Desa Totallang dihadiri oleh berbagai unsur, antara lain:
Aparatur Pemerintah Desa Totallang,
Bhabinkamtibmas dan personel POLRES Kolaka Utara,
Perwakilan dari Kecamatan Lasusua,
Pengurus dan anggota BUMDes Totallang Berkarya, serta
Masyarakat setempat yang turut ambil bagian dalam kegiatan gotong royong di lahan pertanian desa.
Para peserta bersama-sama melakukan penanaman bibit jagung di lahan yang telah disiapkan, dengan semangat kebersamaan dan kerja keras. Kegiatan ini sekaligus menjadi simbol sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam membangun kemandirian pangan dari tingkat desa.
Meningkatkan Perekonomian dan Kemandirian Desa
Kepala Desa Totallang Hasnawati,S.E dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Penanaman jagung ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi langkah nyata untuk memperkuat ketahanan pangan, menciptakan lapangan kerja, dan menambah pendapatan masyarakat. Kami berharap BUMDes Totallang Berkarya dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui program ini, pemerintah desa berkomitmen untuk terus mengembangkan sektor pertanian dengan pendekatan modern dan partisipatif. BUMDes Totallang Berkarya juga akan berperan aktif dalam pengelolaan hasil panen, mulai dari produksi, distribusi, hingga pemasaran hasil pertanian warga.
Dukungan POLRES dan POLDA Sultra
Perwakilan dari POLRES Kolaka Utara menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan program POLRI Peduli Ketahanan Pangan, yang bertujuan membantu masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi global melalui penguatan sektor pangan lokal.
> “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk bersama-sama mendukung program swasembada pangan dan menjaga ketahanan pangan nasional,” ujar salah satu perwakilan dari kepolisian.
Harapan ke Depan
Kegiatan penanaman jagung di Desa Totallang ini diharapkan menjadi awal dari langkah besar menuju kemandirian pangan dan ekonomi masyarakat desa. Dengan semangat gotong royong dan dukungan berbagai pihak, Totallang optimistis mampu menjadi salah satu desa percontohan dalam bidang pertanian produktif di wilayah Kolaka Utara.
Totallang, 30 Oktober 2025 – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Desa Totallang, Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara, melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Totallang Berkarya, melaksanakan kegiatan penanaman jagung serentak pada Kamis, 30 Oktober 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang diinisiasi oleh POLDA Sulawesi Tenggara dan didukung oleh POLRES Kolaka Utara, bertajuk “Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV dalam Rangka Mendukung Swasembada Pangan Tahun 2025.”
Program ini bertujuan memperkuat sektor pertanian lokal, meningkatkan kemandirian pangan, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat desa dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan.
Kegiatan Bersama Aparat dan Masyarakat
Acara penanaman jagung di Desa Totallang dihadiri oleh berbagai unsur, antara lain:
Aparatur Pemerintah Desa Totallang,
Bhabinkamtibmas dan personel POLRES Kolaka Utara,
Perwakilan dari Kecamatan Lasusua,
Pengurus dan anggota BUMDes Totallang Berkarya, serta
Masyarakat setempat yang turut ambil bagian dalam kegiatan gotong royong di lahan pertanian desa.
Para peserta bersama-sama melakukan penanaman bibit jagung di lahan yang telah disiapkan, dengan semangat kebersamaan dan kerja keras. Kegiatan ini sekaligus menjadi simbol sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam membangun kemandirian pangan dari tingkat desa.
Meningkatkan Perekonomian dan Kemandirian Desa
Kepala Desa Totallang Hasnawati,S.E dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Penanaman jagung ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi langkah nyata untuk memperkuat ketahanan pangan, menciptakan lapangan kerja, dan menambah pendapatan masyarakat. Kami berharap BUMDes Totallang Berkarya dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui program ini, pemerintah desa berkomitmen untuk terus mengembangkan sektor pertanian dengan pendekatan modern dan partisipatif. BUMDes Totallang Berkarya juga akan berperan aktif dalam pengelolaan hasil panen, mulai dari produksi, distribusi, hingga pemasaran hasil pertanian warga.
Dukungan POLRES dan POLDA Sultra
Perwakilan dari POLRES Kolaka Utara menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan program POLRI Peduli Ketahanan Pangan, yang bertujuan membantu masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi global melalui penguatan sektor pangan lokal.
> “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk bersama-sama mendukung program swasembada pangan dan menjaga ketahanan pangan nasional,” ujar salah satu perwakilan dari kepolisian.
Harapan ke Depan
Kegiatan penanaman jagung di Desa Totallang ini diharapkan menjadi awal dari langkah besar menuju kemandirian pangan dan ekonomi masyarakat desa. Dengan semangat gotong royong dan dukungan berbagai pihak, Totallang optimistis mampu menjadi salah satu desa percontohan dalam bidang pertanian produktif di wilayah Kolaka Utara.